">
Tampilkan postingan dengan label Tentang WANITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang WANITA. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juli 2010

Keutamaan WANITA



   # Seorang wanita shalihah lebih baik dari pada 70 orang waliyullah., sedang seorang wanita jahat lebih buruk daripada 1000 lelaki yang jahat.     
                                               
   # Dua raka’at shalat dari wanita hamil lebih baik daripada 80 raka’at shalat wanita yang tidak hamil.                                                                                                                                                                                                                                                                                               # Wanita yang memberi susu kepada anaknya dari buah dadanya akan mendapat satu pahala dari tiap-tiap tetes air susu yang diberikannya., sedangWanita yang sedang hamil dan menyusui sampai habis masa persusuannya seperti pejuang di garis depan fi-sabilillah., jika ia meninggal di antara waktu tersebut maka sesungguhnya baginya pahala mati syahid.                                                                                                                       

# Jihad seorang wanita adalah mengurus suaminya dengan baik-baik, dan pabila seorang suami pulang kerumah dalam keadaan letih dan istrinya melayani dengan baik maka mendapat pahala jihad. 

# Seorang istri yang menghabiskan malamnya dengan tidur yang tak bisa pulas karena menjaga anaknya yang sedang sakit mendapatkan pahala seperti membebaskan 20 orang hamba sahaya. 

# Istri yang melihat suaminya dengan penuh kasih sayang dan suami melihat istrinya   dengan kasih sayang juga, maka Allah pandang mereka dengan penuh rahmat, jikalau  istri melayani suami tanpa khianat, baginya pahala 12 tahun shalat. 

# Wanita yang tidak cukup tidur di malam hari karena menjaga anaknya yang sakit akan  diampunkan oleh Allah seluruh dosanya dan bila ia hibur anaknya maka Allah akan memberikan pahala 12 tahun pahala ibadah. 

# Wanita yang mendorong suaminya untuk keluar di jalan Allah  dan menjaga adab rumah tangga,  maka akan masuk surga 500 tahun lebih dahulu dari suaminya dan menjadi ratu dari 70.000 malaikat dan bidadari dan akan dimandikan di dalam surga dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yaqut. 

# Wanita yang memerah susu binatang dengan membaca Bismillah maka akan didoakan oleh binatang tersebut dengan doa keberkahan, Wanita yang menumbuk tepung dengan membaca Bismillah maka Allah akan memberkati rizkinya. 

# Wanita yang menyapu lantai rumah / tempat tinggalnya dengan berzikir mendapat  pahala seperti menyapu lantai Baitullah.  

# Wanita yang menjaga shalat, puasa dan taat kepada suami, Allah SWT mengizinkannya memasuki surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki. 

# Pahala bagi wanita yang sedang hamil yaitu seperti berpuasa di siang hari dan beribadah di malam hari. 

# Wanita yang bersalin mendapat pahala 70 tahun shalat dan puasa dari setiap kesakitan pada satu uratnya, maka Allah memberikan pahala haji. 

# Sekiranya wanita itu meninggal dalam masa 40 hari selepas bersalin, ia tergolong sebagai mati yang syahid., dan kalau wanita tersebut menyusui anaknya sampai cukup tempo yakni 2 tahun, maka malaikat-malaikat di langit akan mengabarkan berita bahwa surga wajib baginya. 

# Wanita yang memijit-mijit suaminya tanpa disuruh baginya pahala 7 tola emas, manakala wanita memijit suaminya dengan disuruh akan dapat pahala 7 tola perak. 

# Wanita yang meninggal dunia dengan keridhoan dari suaminya akan masuk surga.  Jika suami mengajarkan pada  istrinya 1 masalah agama, baginya mendapatkan pahala 80 tahun ibadah. 

# Semua orang akan melihat dan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat nanti, namun Allah akan mendatangi sendiri kepada wanita yang memberati/menjaga auratnya secara sempurna di dunia ini dengan istiqomah. 

# Wanita yang mencuci baju suaminya dengan ikhlas akan menghapuskan  2.000 dosa bersama tetesan air yang jatuh., dan apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah mencatat 1.000 kebaikan dan mengampuni kesalahannya bahkan segala sesuatu yang disinari oleh matahari memintakan ampun baginya, serta Allah mengangkat 1.000 derajat baginya. 

# Wanita yang mencuci baju suaminya yang digunakan keluar di jalan Allah, maka debu yang menempel di baju dan tersentuh oleh kulitnya maka kulitnya tidak akan disentuh api neraka sekalipun itu asapnya. 

# Wanita yang membuat makanan terbuat dari tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah menetapkan pada setiap biji tepung itu kebajikan, menghapus kejelekan, dan meninggikan derajatnya.  

# Wanita yang berkhidmat melayani suaminya sehari semalam dengan suka cita dan penuh keikhlashan serta niat yang benar, Allah akan mengampuni dosanya dan memakaikannya pada hari kiamat dengan pakaian hijau gemerlap dan Allahmenetapkan setiap rambut ditubuhnya 1.000 kebaikan dan Allah memberinya pahala 100 ibadah haji dan umrah. 

# Wanita yang membentangkan tempat tidur untuk suaminya dengan senang hati, maka malaikat pemanggil dari langit akan menyerunya untuk menghadapi amalnya dan Allah mengampuni dosanya yang sudah lalu dan yang akan datang. 

# Wanita yang meminyaki rambut serta janggut suaminya dan mencukur kumisnya serta memotong kukunya maka di akhirat Allah SWT akan memberikan kepadanya arak yang masih tertutup, murni dan belum terbuka dari sungai-sungai dalam surga. Allah akan mempermudah sakaratul mautnya, kuburnya akan ditemui sebagai taman-taman surga dan Allah menetapkan baginya bebas dari neraka dan dapat melewati titian shirat dengan selamat. 

# Allah merahmati  seorang wanita yang bangun malam dan shalat, lalu membangunkan suaminya dan ikut shalat, bila suaminya enggan maka ia percikkan air di mukanya.  

# Seorang wanita yang meminyaki rambut kepala anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencucikan pakaiannya maka Allah SWT menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan 1000 orang yang kelaparan dan memberi pakaian kepada 1000 orang yang telanjang.  

# Jika wanita mengandung anak di perutnya, maka para malaikat akan memohonkan ampunan baginya, dan Allah SWT menetapkan baginya setiap hari 1.000 kebaikan, menghapuskan 1.000 kejelekan. Ketika wanita itu merasa sakit saat melahirkan, maka Allah menetapkan baginya pahala para pejuang di jalan Allah. Jika ia melahirkan bayinya, maka keluarlah dosa-dosanya seperti ketika ia dilahirkan oleh ibunya dan tidak akan keluar dari dunia dengan membawa dosapun, di kuburnya akan di tempatkan di taman-taman syurga. Allah memberinya pahala 1.000 ibadah haji dan umroh dan 1.000 malaikat memohon ampunan baginya hingga hari kiamat.   

# Jika wanita hamil dari suaminya, sedangkan suami ridho padanya, maka ia memperoleh pahala seperti pahala orang yang berpuasa yang berjuang di jalan Allah.  

# Wanita yang memberi minum anaknya di waktu kecil, kelak di hari kiamat Allah SWT akan memberinya 70 teguk air dari telaga kautsar. 

# Wanita yang karena kematian tiga orang anaknya di waktu kecil maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.  

# Wanita yang paling baik di kalangan wanita akan memasuki syurga sebelum orang yang paling baik di kalangan laki-laki. Mereka akan mandi dan memakai minyak wangi dan menyambut suaminya di atas keledai-keledai merah dan kuning., dan bersama mereka anak-anak kecil.

Rabu, 02 Juni 2010

Tangisan RASULLULLAH SAW....



Pada suatu hari Ali bin Abi Thalib r.a. bersama istri tercinta, Fatimah Az Zahra r.a menemukan Rasulullah Muhammad SAW tengah menangis di rumahnya. Beliau sesunggukan, tersedu-sedu dengan tetesan airmata mengalir deras dari kedua pelupuk matanya. Hal ini pertanda ada satu kesedihan yang teramat dalam dan mengusik ketenteraman batinnya, menyentuh sanubari kemanusiaannya yang jauh terpendam.

Melihat pemandangan yang mengharukan tersebut, Sayyidina Ali r.a berusaha menghibur. Ia berkata kepada Rasulullah SAW, yang juga ayah mertua, sahabat, dan kekasihnya :
"Hentikan tangismu yaa Rasulullah..!! Biar ayah dan bundaku menjadi tebusan atas ratap
tangismu…Wahai kekasihku , apa gerangan yang menyebabkan airmata harus menetes dari sumbernya? ceritakanlah wahai junjungan seluruh alam!"

Dengan sedikit terbata-bata dan disela tangis yang belum reda, Rasulullah menceritakan sebab tangisnya :
"Wahai Ali , aku menangis karena teringat dengan pengalaman yang aku alami pada malam Isra'. Yaitu ketika Allah memperlihatkan kepadaku beberapa gambaran kaum wanita dari umatku. Pada malam isra' tersebut aku lihat mereka tengah disiksa dalam neraka jahanam dengan bermacam-macam azab / siksa yang ditimpakan. Aku menangis karena azab itu demikian dahsyat dan pedih yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Aku melihat wanita yang digantung dengan rambutnya, sementara otaknya mendidih dan meleleh. Aku juga melihat wanita digantung lidahnya dan air mendidih, dituangkan kedalam mulutnya. Kemudian wanita yang diikat kedua kaki ke buah dadanya. Adapula wanita diikat kedua tangan sampai tengkuk/ubun-ubunnya. Wanita tersebut diserahkan oleh Allah kepada sekawanan ular dan kalajengking untuk memangsanya.

Adapula wanita yang digantung dengan kedua payudaranya. Ada juga wanita berkepala babi, berbadan keledai dengan sejuta macam siksa neraka yang harus diterimanya. Terakhir aku melihat wanita berwajah anjing dan serigala dengan api neraka dijejalkan dari mulut dan tembus sampai duburnya.

Sementara malaikat-malaikat penyiksa , menghantam mereka dengan kapak yang terbuat dari api neraka. Demikian cerita sang nabi mengabarkan keadaan kaum wanita yang dilihatnya berada di dalam neraka.

Bulu kuduk sayyidah Fatimah Azzahra berdiri merinding…mendengar penuturan ayahandanya soal nasib kaum wanita. Keringat dingin keluar dari sekujur tubuhnya. Tanpa sadar kedua pipinya telah basah air mata. Dia bangkit dan bertanya :
" Wahai ayahanda tersayang, pelipur laraku, kegembiraan mata hatiku. Amal apa yang telah dilakukan wanita-wanita tersebut, sehingga demikian berat dan dahsyat siksa yang mereka terima sebagai balasan?"

Perlahan-lahan Rasulullah SAW menjelaskan penyebab dari siksa wanita yang ada di neraka jahannam itu. Katanya: "Fatimah, putriku !
Wanita yang digantung rambutnya adalah wanita yang tidak menutup aurat dan rambutnya diperlihatkan ( dengan tidak berbusana muslimah/ berjilbab) dari pria lain, yang bukan muhrimnya. Membiarkan rambutnya terurai dipermainkan angin dan merelakannya
dipandang siapapun.

Wanita yang digantung lidahnya adalah wanita yang menyakiti hati suaminya dengan kata-kata kasar…mulutnya keji dengan kata-kata yang keluar tanpa kontrol akal dan hati nurani.

Wanita yang digantung payudaranya, yaitu wanita yang selingkuh, mengotori ranjang suaminya, mengkhianati kepercayaan suami, menodai noktah perjanjian Illahi

Adapun wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya dengan ular dan kalajengking di sekujur tubuhnya adalah wanita yang tidak mandi junub/ mandi besar dari haidnya dan meremehkan shalat.

Wanita dengan wujud kepala babi dan berbadan keledai ialah wanita pendusta, perayu, pengumpat dan penggunjing.

Sementara wanita yang berbentuk anjing dengan api yang dijejalkan lewat mulut dan keluar melalui dubur adalah wanita-wanita yang suka mengungkit-ungkit kebaikan maupun pemberian dan penghasut/ provokator. Dimanapun dia hembuskan angin fitnah dan adu domba, membuat keresahan di masyarakat dengan mencampuri urusan orang lain.

"Wahai putriku, celakalah wanita-wanita yang durhaka/ maksiat terhadap suaminya, di dunia dia akan mendapatkan laknat dari malaikat-malaikat langit, malaikat-malaikat bumi, dan juga laknat dari benda-benda yang terkena sinar matahari. Di Akhirat dia mendapat siksa neraka…pada akhirnya seluruh amalnya menjadi sia-sia, tidak berguna. Naudzubillahi mindzalik…Astaghfirullah…subhanallah… Ya Allah… Ampunilah kami kaum wanita, lindungilah kami dari azab api neraka… Dan tuntunlah langkah kami agar selalu di jalanmu…Amin…Amin Ya Allah… amiiin Ya Rabb…

( KH.Drs. Syaikh Misbahul Anam, Mt. "Menjaga Cinta dan Ridha Allah yang Abadi")
BC12012010

Ada sebuah kisah, bahwa pada masa Rosulullah s.a.w.; Seorang laki-laki yang akan berangkat berperang, dan berpesan kepada isterinya : "Hai isteriku janganlah sekali-kali engkau meninggalkan rumah ini, sampai aku kembali pulang." Secara kebetulan, ayahnya menderita sakit, maka wanita tadi mengutus seorang laki-laki menemui Rasulullah s.a.w.

Rasullullah s.a.w. bersabda kepada utusan itu : "Agar dia mentaati suaminya". Demikian pula si wanita, mengutus utusan tidak hanya sekali sehigga akhirnya dia mentaati suaminya dan tidak berani keluar rumah.

Maka ayahnya pun meninggal dunia dan dia tetap tidak melihat mayat ayahnya dan dia tetap sabar. Sehingga suaminya kembali pulang. Maka Allah menurunkan wahyu kepada Nabi s.a.w. yang berbunyi, Maksudnya : "Sesungguhnya Allah s.w.t. telah mengampuni wanita tersebut, disebabkan ketaatannya kepada suaminya."

Sebagai tambahan, kami sadurkan juga tulisan dari Bunda Lilis Stenly,

Mungkin Bunda dapat menambahkan, tentang CIRI-CIRI WANITA AHLI SYURGA ..ya..Walaupun agak sulit, tetapi kaum wanita harus menunaikannya (InssyaAllah).

1. Ridho dengan suami yang telah dijodohkan oleh Allah swt.
2. Menjadi istri yg setia kepada suaminya di kala senang dan susah.
3. Selalu memohon maaf kepada suami.
4. Senantiasa taat akan perintah suami selagi tidak bertentangan dengan syariat.
5. Senantiasa mendahulukan suami dalam segala keadaan.
6. Senantiasa menghibur hati suami terutama bila suami dalam kesusahan.
7. Bila dipandang suami senantiasa menyenangkan
8. Melembutkan pandangan dan tunduk apabila dihadapan suami.
9. Tidak pernah menolak bila disentuh suami kapanpun ia perlu.
10. Tidak berkhianat terhadap harta, perkara dsb tatkala suami tidak ada.
11. Senantiasa hormat kepada suami dan ibu /bapak suami.
12. Selalu mendoakan keselamatan dan kesejahteraan untuk suami.
13. Tidak pernah keluar rumah tanpa izin suami.
14. Menyambut pulangnya suami dgn senyuman dan mencium tangan suami..
15. Tidak pernah berlaku kasar terhadap suami dan selalu bersih dan bersolek untuk
membahagiakan hati suami, dan tidak pernah menunjukkan wajah yang muram kepada
suami.
16. Menemani suami pada saat makan (pagi,siang ataupun malam).
17. Tidak menceritakan aib (kekurangan ) suami.
18. Bersyukur dengan nafkah yang diberikan suami, (tidak merongrong) sehingga suami
kuatimannya dan tidak ingin korupsi.
19. Memberi kesempatan untuk suami dapat menyalurkan hobbynya yg positif.
20. Selalu memberi semangat dan dorongan agar suami dapat maju tetapi tetap berada
di jalan Allah.

MUDAH-MUDAHAN APA YG DITULIS SECARA SINGKAT PADA HARI INI DAPAT BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA ,amiin.



Keajaiban KESABARAN & Kekuatan DO'A seorang ISTERI

(Kisah Nyata)


Di Madinah ada seorang wanita cantik shalihah lagi bertakwa. Bila malam mulai merayap menuju tengahnya, ia senantiasa bangkit dari tidurnya untuk shalat malam dan bermunajat kepada Allah. Tidak peduli waktu itu musim panas ataupun musim dingin, karena disitulah letak KEBAHAGIAAN dan KETENTRAMANNYA. Yakni pada saat dia khusyu’ berdoa, merendah diri kepada sang Pencipta, dan berpasrah akan hidup dan matinya hanya kepada-Nya.

Dia juga amat rajin berpuasa, meski sedang bepergian. Wajahnya yang cantik makin bersinar oleh cahaya iman dan ketulusan hatinya. Suatu hari datanglah seorang lelaki untuk meminangnya, konon ia termasuk lelaki yang taat dalam beribadah. Setelah shalat istiharah akhirnya ia menerima pinangan tersebut.

Sebagaimana adat kebiasaan setempat, upacara pernikahan dimulai pukul dua belas malam hingga adzan subuh. Namun wanita itu justru meminta selesai akad nikah jam dua belas tepat, ia harus berada di rumah suaminya. Hanya ibunya yang mengetahui rahasia itu. Semua orang ta’jub. Pihak keluarganya sendiri berusaha membujuk wanita itu agar merubah pendiriannya, namun wanita itu tetap pada keinginannya, bahkan ia bersikeras akan membatalkan pernikahan tersebut jika persyaratannya ditolak. Akhirnya walau dengan bersungut pihak keluarga pria menyetujui permintaan sang gadis.

Waktu terus berlalu, tibalah saat yang dinantikan oleh kedua mempelai. Saat yang penuh arti dan mendebarkan bagi siapapun yang akan memulai hidup baru. Saat itu pukul sembilan malam. Doa ‘Barakallahu laka wa baaraka alaika wa jama’a bainakuma fii khairin’ mengalir dari para undangan buat sepasang pengantin baru. Pengantin wanita terlihat begitu cantik. Saat sang suami menemui terpancarlah cahaya dan sinar wudhu dari wajahnya. Duhai wanita yang lebih cantik dari rembulan, sungguh beruntung wahai engkau lelaki, mendapatkan seorang istri yang demikian suci, beriman dan shalihah.

Jam mulai mendekati angka dua belas, sesuai perjanjian saat sang suami akan membawa istri ke rumahnya. Sang suami memegang tangan istrinya sambil berkendara, diiringi ragam perasaan yang bercampur baur menuju rumah baru harapan mereka. Terutama harapan sang istri untuk menjalani kehidupan yang penuh dengan keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah.

Setibanya disana, sang istri meminta ijin suaminya untuk memasuki kamar mereka. Kamar yang ia rindukan untuk membangun mimpi-mimpinya. Dimana di kamar itu ibadah akan ditegakkan dan menjadi tempat dimana ia dan suaminya melaksanakan shalat dan ibadah secara bersama-sama. Pandangannya menyisir seluruh ruangan. Tersenyum diiringi pandangan sang suami mengawasi dirinya.

Senyumnya seketika memudar, hatinya begitu tercekat, bola matanya yang bening tertumbuk pada sebatang MANDOLIN yang tergeletak di sudut kamar. Wanita itu nyaris tak percaya. Ini nyatakah atau hanya fatamorgana? Ya Allah, itu nyanyian? Oh bukan, itu adalah alat musik. Pikirannya tiba-tiba menjadi kacau. Bagaimanakah sesungguhnya kebenaran ucapan orang tentang lelaki yang kini telah menjadi suaminya. Oh…segala angan-angannya menjadi hampa, sungguh ia amat terluka. Hampir saja air matanya tumpah. Ia berulang kali mengucap istighfar, “ALHAMDULILLAAHI ‘ALAA KULLI HAALIN”…Ya bagaimanapun yang dihadapi alhamdulillah. Hanya Allah yang Maha Mengetahui segala kegaiban.

Bagaimanapun Allah subhanahu wa ta’ala telah memberikannya karunia seorang suami.
Ia menatap suaminya dengan wajah merah karena rasa malu dan sedih, serta setumpuk rasa kekhawatiran menyelubung. "Ya Allah, aku harus KUAT dan TABAH, SIKAP BAIK KEPADA SUAMI ADALAH JALAN HIDUPKU..." Kata wanita itu lirih di lubuk hatinya. Wanita itu berharap, Allah akan memberikan hidayah kepada suaminya melalui tangannya.

Mereka mulai terlibat perbincangan, meski masih dibaluti rasa enggan, malu bercampur bahagia. Waktu terus berlalu hingga malam hampir habis. Sang suami bak tersihir oleh pesona kecantikan sang istri. Ia bergumam dalam hati, "Saat ia sudah berganti pakaian, sungguh kecantikannya semakin berkilau. Tak pernah kubayangkan ada wanita secantik ini di dunia ini." Saat tiba sepertiga malam terakhir, Allah ta’ala mengirimkan rasa kantuk pada suaminya. Dia tak mampu lagi bertahan, akhirnya ia pun tertidur lelap. Hembusan nafasnya begitu teratur. Sang istri segera menyelimutinya dengan selimut tebal, lalu mengecup keningnya dengan lembut. Setelah itu ia segera terdorong rasa rindu kepada mushalla-nya dan bergegas menuju tempat ibadahnya dengan hati melayang.

Sang suami menuturkan, "Entah kenapa aku begitu mengantuk, padahal sebelumnya aku betul-betul ingin begadang. Belum pernah aku tertidur sepulas ini. Sampai akhirnya aku mendapati istriku tidak lagi disampingku. Aku bangkit dengan mata masih mengantuk untuk mencari istriku. Mungkin ia malu sehingga memilih tidur di kamar lain. Aku segera membuka pintu kamar sebelah. Gelap, sepi tak ada suara sama sekali. Aku berjalan perlahan khawatir membangunkannya. Kulihat wajah bersinar di tengah kegelapan, keindahan yang ajaib dan menggetarkan jiwaku. Bukan keindahan fisik, karena ia tengah berada di peraduan ibadahnya. Ya Allah, sungguh ia tidak meninggalkan shalat malamnya termasuk di malam pengantin. Kupertajam penglihatanku. Ia rukuk, sujud dan membaca ayat-ayat panjang. Ia rukuk dan sujud lama sekali. Ia berdiri di hadapan Rabbnya dengan kedua tangan terangkat. Sungguh pemandangan terindah yang pernah kusaksikan. Ia amat cantik dalam kekhusyu’annya, lebih cantik dari saat memakai pakaian pengantin dan pakaian tidurnya. Sungguh kini aku betul-betul mencintainya, dengan seluruh jiwa ragaku."

Seusai shalat ia memandang ke arah suaminya. Tangannya dengan lembut memegang tangan suaminya dan membelai rambutnya. Masya Allah, subhanallah, sungguh luar biasa wanita ini. Kecintaannya pada sang suami, tak menghilangkan kecintaannya kepada kekasih pertamanya, yakni ibadah. Ya, ibadah kepada Allah, Rabb yang menjadi kekasihnya. Hingga bulan kedepan wanita itu terus melakukan kebiasaannya, sementara sang suami menghabiskan malam-malamnya dengan begadang, memainkan alat-alat musik yang tak ubahnya begadang dan bersenang-senang. Ia membuka pintu dengan perlahan dan mendengar bacaan Al-Qur’an yang demikian syahdu menggugah hati. Dengan perlahan dan hati-hati ia memasuki kamar sebelah. Gelap dan sunyi, ia pertajam penglihatannya dan melihat istrinya tengah berdoa. Ia mendekatinya dengan lembut tapi cepat. Angin sepoi-sepoi membelai wajah sang istri. Ya Allah, perasaan laki-laki itu bagai terguyur. Apalagi saat mendengar istrinya berdoa sambil menangis. Curahan air matanya bagaikan butiran mutiara yang menghiasi wajah cantiknya.

Tubuh lelaki itu bergetar hebat, kemana selama ini ia pergi, meninggalkan istri yang penuh cinta kasih? Sungguh jauh berbeda dengan istrinya, antara jiwa yang bergelimang dosa dengan jiwa gemerlap di taman kenikmatan, di hadapan Rabbnya.

Lelaki itu menangis, air matanya tak mampu tertahan. Sesaat kemudian adzan subuh. Lelaki itu memohon ampun atas dosa-dosanya selama ini, ia lantas menunaikan shalat subuh dengan kehusyukan yang belum pernah dilakukan seumur hidupnya.

Inilah buah dari doa wanita shalihah yang selalu memohonkan kebaikan untuk sang suami, sang pendamping hidup.

Beberapa tahun kemudian, segala wujud PERTOBATAN lelaki itu mengalir dalam bentuk ceramah, khutbah, dan nasihat yang tersampaikan oleh lisannya. Ya lelaki itu kini telah menjadi DA’I besar di kota Madinah.

Memang benar, wanita shalihah adalah harta karun yang amat berharga dan termahal bagi seorang lelaki bertakwa. Bagi seorang suami, istri shalihah merupakan permata hidupnya yang tak ternilai dan "bukan permata biasa".

(Oleh Ummu Asyrof dari kumpulan kisah nyata, Abdur Razak bin Al Mubarak, disalin dari Jilbab.Online.)